PERUBAHAN SOSIAL

Rangkuman Sosiologi Kelas XII

Bab 1. Perubahan Sosial

Pengertian

Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi di masyarakat

·         Kingsley Davis

Perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat

·         Selo Soemardjan

Perubahan sosia pada lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat mempengaruhi sistem sosial, nilai, sikap, pola prilaku di antara kelompok-kelompok dalam suatu masyarakat.

Teori-teori perubahan sosial

1.       Teori evolusi : melihat perkembangan manusia sebagai proses yang sifatnya multilinear, sebuah perkembangan dapat muncul pada masyarakat dan dengan cara yang berbeda.

 

2.       Teori Siklus: memandang perkembangan dalam sebuah masyarakat ibarat sebuah organisme. Ada masa kelahiran, masa kanak-kanak, masa kedewasaan, dan kematian. Perkembangan sebuah masyarakat membentuk siklus.

 

3.       Teori fungsional: memandang setiap elemen masyarakat memberikan fungsi terhadap elemen masyarakat lainnya. Perubahan yang muncul di suatu masyarakat  akan menimbulkan perubahan pada masyarakat lainnya pula.

 

4.       Teori konfilk : mempunyai beberapa asumsi, antara lain:

-          Setiap masyarakat merupakan subjek dari perubahan sosial yang terdapat di mana-mana.

-          Setiap masyarakat pasti mengalami pertikaian dan konflik

-          Setiap elemen masyarakat memberikan sumbangan terhadap disintegrasi dan perubahan

-          Setiap masyarakat berdasarkan pada paksaan yang dilakukan oleh satu anggota ke anggota lain

5.       Teori modernisasi: melihat bahwa perubahan negara-negara terbelakang akan mengikuti jalan yang sama dengan negara industri di barat.

 

6.       Teori ketergantungan: melihat bahwa adanya ketergantungan secara ekonomi negara-negara dunia ketiga dengan negara-negara industri.

 

7.       Teori Sistem Dunia : Immanuel Wallerstein, menyatakan bahwa perekonomian kapitalis dunia tersusun atas 3 jenjang yaitu negara inti, negara semi-periferi, dan negara periferi.

 

8.       Teori Perkembangan: Penganut teori ini percaya bahwa perubahan dapat diarahkan ke suatu titik tujuan tertentu, seperti dari masyarakat tradisional ke masyarakat modern yang kompleks.

 

9.       Unilinear Theories of Evolution: berpendapat bahwa manusia dan masyarakat termasuk kebudayaannya akan mengalami perkembangan sesuai dengan tahapan tahapan tertentu dari bentuk yang sedehana ke bentuk yang kompleks dan akhirnya sampai ke tahapan yang sempurna.

 

10.   Universal Theories of Evolution: menyatakan bahwa perkembangan masyarakat tidak perlu melalui tahap-tahap tertentu yang tetap.

 

11.   Multilined Theories of Evolution: menekankan pada penelitian terhadap tahap- tahap perkembangan tertentu dalam evolusi masyarakat.

 

12.   Teori Gerakan Sosial : teori ini terjadi karena adaanya ketidakpuasan masayarakat terhadap kondisi tertentu.

 

 

Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial

 

1. Perubahan sosial lambat

    Perubahan-perubahan yang memerlukan waktu yang lama. Cth: perubahan masyarakat berburu

    ke masyarakat agraris.

 

2. Perubahan sosial cepat.

     Perubahan yang terjadai sangat cepat dan menyangkut dasar sendi sendi kehidupan. Contoh:

     perubahan dari masyarakat agraris ke masyarakat industri

 

3. Perubahan Sosial Besar

     Perubahan yang membawa pengaruh besar pada masyarakat. Contoh: proses industrialisasi pada

     masyarakat agraris.

 

4. Perubahan Sosial Kecil

    Perubahan yang terjadi pada unsur unsur sosial yang tidak membawa dampak/pengaruh langsung

    pada masyarakat sosial. Cth: Mode pakaian

 

5. Perubahan sosial yang direncanakan

     Perubahan sosial yang direncanakan oleh agen-agen perubahan sosial. Cth demokrasi politik-HAM

     pembangunan dll.

     Agen Perubahan Sosial adalah seseorang/sekelompok orang yang mendapat kepercayaan untuk

     menjadi pemimpin / lembaga kemasyarakatan.

 

6. Perubahan Sosial Yang Tidak Direncanakan

    Perubahan sosial yang tidak direncanakan atau terjadi di luar jangkauan manusia. Cth: bencana

    alam seperti gunung meletus.

 

7. Perubahan Sosial Kekerasan

    Perubahan sosial yang dilakukan dengan cara-cara kekerasan baik fisik maupun pisikis demi

    tercapainya perubahan sosial. Cth: Penggusuran.

 

8. Perubahan Sosial Tanpa Kekerasan

     Perubahan yang dilakukan dengan jalan damai dan simpatik untuk mencapai perubahan yang

     diinginkan. Cth: Ajakan-ajakanyang dilakukan oleh pemimpin.

 

9. Perubahan sosial Struktural

     Perubahan sosial yang sangat mendasar sehingga menyebabkan timbulnya reorganisasi

     masyrakat. Cth: perubahan pada struktur masyarakat(sistem pemrintahan, alat2 pertanian yang

     serba canggih)

 

10. Perubahan Sosial Proses

       Perubahan sosial yang tidak mendasar dan hanya bersifat penyempurnaan dari perubahan

       sebelumnya. Cth: Kurikulum Pendidikan

 

 

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Sosial

 

1. Faktor Geografis                                          4. Faktor Kepemimpinan

2. Faktor Teknologi                                          5. Faktor Penduduk

3. Faktor Ideologi

 

Faktor Pendorong Perubahan Sosial

 

                1. Intern

                                a. Bertambah/ Berkurangnya jumlah penduduk

                                b. Penemuan-penemuan budaya baru (discovery dan invetion)

                                c. Terjadinya pertentangan/konfik dalam masyarakat

                                d. Terjadinya pemberontakan atau revolusi di masyarakat

                2. Ekstern

                                a. perubahan lingkungan fisik di sekitar daerah penduduk. Cth: Bencana Alam

                                b. Peperangan yang terjadi antar negara

                                c. Adanya kontak atau pengaruh  budaya asing

Faktor Penghambat

 

a.       Kurangnya hubungan dengan masyarakat luar

b.      Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat

c.       Sikap masyarakat yang tradisional

d.      Adanya kepentingan pribadi (Vested Intrest)

e.      Rasa takut akan terjadinya kegoyahan pada integrasi kebudayaan

f.        Prasangka terhadap hal-hal baru / asing

g.       Hambatan hambatan yang bersifat ideologi

h.      Kebiasaan kebiasaan negatif

i.         Nilai pasrah dalam hidup

 

Faktor Pendorong dan Penghambat Perubahan sosial

 

*Faktor Pendorong

                1. kontak/ komunikasi

                2. struktur masyarakat yang terbuka

                3. struktur masyarakat yang heterogen

                4. sikap tenggang rasa dan toleransi

                5. sikap tidak cepat puas

                6. lembaga pendidikan yang maju

 

*Faktor Penghambat

                1. isolasi sosial

                2. struktur masyarakat yang tertutup

                3. struktur masyarakat yang homogen

                4. sikap superior

                5. sikap cepat puas

                6. rendahnya askses lembaga pendidikan

 

Proses Perubahan Sosial

1. Difusi

    Difusi adalah proses penyebaran unsur-unsur sosial budaya berupa ide, keyakinan, hasil

    kebudayaan, dan lain lain dari individu ke individu lain, dar kelompok ke kelompok lain, dari

    masyarakat ke masyarakat lain.

                Ada 2 tpe difusi, yaitu:

                1. Difusi intra masyarakat(intra society diffusion) : difusi unsur kebudayaan antar individu/

                     golongan dalam suatu masyarakat.

                2. Difusi antar masyarakat(Inter society diffusion): difusi unsur kebudayaan dari satu

                    masyarakat ke masyarakat lain.

 

Masuknya unsur unsur baru ke dalam masyarakat dapat terjadi melalui

 

a)      Perembesan damai (penetration pasifique)

Masuknya unsur unsur budaya baru kedalam masyarakat tanpa kekerasa/ paksaan. Cth: masuknya agama islam, hindu, budha ke indonesia

 

b)      Perembesan paksa (penetration violente)

Masuknya unsur-unsur sosial budaya asing melalui kekerasan. Cth: unsur-unsur budaya barat bersamaan dengan penjajahan

 

c)       Simbolik

Masuknya masyarakat luar dapat berdampak

1. simbolik mutualistik: saling menguntungkan

2. simbolik komensalitik: satu pihak untung dan pihak lain tidak untung tetapi tidak rugi juga

3. simbolik parasitik: merugikan masyarakat setempat.

 

 

 

 

 

2. Asimilasi

 

                ■+▲=●

        A+B = C

Bertemunya 2 unsur kebudaaan yang berbeda dan menghasilkan kebudayaan baru.

Contoh: Amalgamasi

 

3. Akulturasi

 

        ▲+■=▲■

        A+B =AB

 

Bertemunya 2 unsur kebudayaan yang berbeda dan menghasilkan kebudayaan baru tanpa meninggalkan kebudayaan lama.

Contoh: Candi borobudur(Indonesia-Budha). Masjid Kudus (Islam-Hindu)

 

4. Akomodasi

 

Suatu proses yang menunjukan pada usaha usaha manusia untuk meredakan pertentangan agar terciptanya kedamaian.

 

Penemuan-Penemuan Baru (Inovasi)

 

Beberapa bentuk penemuan baru yang dapat mendorong terjadinya perubahan sosial, sebagai berikut:

 

a.       Penemuan baru yang menyebar ke segala arah

Contohnya: Penemuan pesawat radio dapat menyebabkan perubahan perubahan bidang lain seperti, bidang pendidikan, pemerintahan, pertanian, perekonomian, jasa, dan lain lain

 

b.      Penemuan baru yang berdampak terjadinya perubahan. Perubahan yang menjalar dari satu lembaga ke lembaga lainnya

Contohnya: penemuan pesawat radio dapat membawa pengaruh pada sistem transportasi udara, sistem transportasi udara dapat mempengaruhin alat temput, kemudian dapat mempengaruhi organisasi kemiliteran dan seterusnya

 

c.       Penemuan baru yang dapat menimbulkan suatu jenis oerubahan

Contohnya: penemuan kapal laut, peta bumi, kompas dan sebagainya dapat menimbulkan sikap kolonialisme

 

               

                Discovery : Penemuan unsur-unsur baru, berbentuk konsepsi, ide, teori, barang, alat atau hal    

               yang benar benar baru lainnya          

 

                Invention: Pengakuan, Penerimaan, penerapan penemuan itu oleh masyarakat yang

                membawa kapada perubahan atau munculnya norma baru

                Innovation: Proses perubahan kebudayaan yang besar terjadi dalam jangka waktu yang tidak

               terlalu lama

                Inovasi : Penemuan Baru

*Dampak Positif perubahan sosial

            a. perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

                b. muncul nilai dan norma baru

                c. peningkatan efektivitas dan efisiensi kerja

                d. terciptanya lapangan pekerjaan

 

*Dampak negatif perubahan sosial

                a. krisis multidensional

                b. muncul berbagai konflik

                c. disorganisasi nilai dan norma

                d. kerusakan lingkungan

 

Progres adalah perubahan sosial yang membawa dampak positif atau kemajauan. Contohnya: perkembangan iptek

 

Regres adalah perubahan sisuak yang membawa dampak negatif atau kemunduran. Contohnya: gaya hidup yang kebarat-baratan.

 

*Dampak Perubahan Sosial

 

1. Modernisasi : Transformasi total kehidupan bersama dari masyarakat tradisional ke masyarakat                                           modern

2. Globalisasi      : Suatu proses yang menyebabkan seseorang, sekelompok orang, atau suatu negara                                       saling dihubungkan dengan masyarakat atau negara lain akibat kemajuan iptek

3. Demokrasi      : Gagasan atau pandangan hidup yang mengutamakan prilaku yang sama bagi semua                                      orang

*Demokratisasi : Upaya melakukan sesuatu atau memutuskan sesuatu secara demokratis

4. Westrenisasi                 : Suatu proses meniru prilaku yang berasal  dari barat secara berlebih-lebihan                                                     (Prilaku kebarat baratan)

5. Sekularisasi    : Suatu proses yang pembedaan antara nilai keagamaan(spiritual) dengan nilai nilai                                           kepentingan  duniawi (material)

6. Hendoisme    : Suatu paham yang melihat bahwa kesenangan atau kenikmatan duniawi menjadi

                               tujuan hidup dan tindakan manusia

7.Individualisme: Sikap yang lebih memntingkan diri sendiri

8. Liberalisme    : Paham yang mengagungkan kebebasan seseorang dalam melakukan usaha demi                                           kesejahteraan sendiri

9. Ekstremisasi  : Sikap yang mencintai/menyukai suatu hal secara berlebihan sehingga                                                                   menyebabkan dampak dampak yang buruk bagi dirinya dan orang lain.

10. Konsumenrisme : Paham/ gaya hidup yang menganggap barang barang mewah sebagai ukuran                                                  kesejahteraan.

 

 

 

                                                       

 

 

 

 

Marfilia Arum Sayekti, S.Sos

 

 

 

 


Komentar